You need to enable javaScript to run this app.

Siswa ATPH SMKN 1 Paguyaman Ikuti Uji Kompetensi Skema Penangkaran Bibit Sayuran di Pulubala

  • Jum'at, 24 Oktober 2025
  • Administrator
  • 0 komentar
Siswa ATPH SMKN 1 Paguyaman Ikuti Uji Kompetensi Skema Penangkaran Bibit Sayuran di Pulubala

Raih Sertifikasi BNSP: Jaminan Kompetensi Pertanian Skala Nasional

 

Pulubala – Rangkaian kegiatan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) SMK sektor pertanian se-Provinsi Gorontalo memasuki hari kedua pada Jumat, 24 Oktober 2025. Setelah dibuka di SMKN 2 Limboto kemarin, pusat pelaksanaan UKK hari ini dipusatkan di SMK Negeri 1 Pulubala.

Kegiatan bergengsi ini merupakan kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo, Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pertanian Nasional. Tujuan utamanya adalah memastikan bahwa lulusan SMK memiliki standar kompetensi yang teruji dan diakui secara nasional.

 

7 Peserta ATPH Uji Tulis, Lisan, dan Praktik

 SMK Negeri 1 Paguyaman mengirimkan 7 (tujuh) peserta didik dari Jurusan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) untuk mengikuti UKK. Mereka didampingi dan dibimbing oleh guru pendamping, Bapak Moh. Iqbal.

Pelaksanaan Uji Kompetensi ini berlangsung selama 3 hari di tiga lokasi berbeda: hari Kamis di SMKN 2 Limboto, hari ini Jumat di SMKN 1 Pulubala, dan besok Sabtu di SMK PPN Gorontalo. Metode pengujian meliputi tiga tahapan penilaian: ujian tulisan, ujian lisan, dan ujian praktik.


 

Fokus Skema Penangkaran Bibit Sayuran

 Di SMKN 1 Pulubala, UKK dibagi menjadi dua skema kompetensi utama:

  1. Skema Pembuatan Pupuk Organik:

    • SMKN 1 Mootilango (14 peserta)

    • SMKN 1 Dungaliyo (6 peserta)

    • SMKN 1 Wonosari (5 peserta)

  2. Skema Penangkaran Bibit Sayuran:

    • SMKN 1 Paguyaman (7 Peserta)

    • SMK Negeri 1 Patilanggio (6 Peserta)

    • SMK Negeri 1 Pulubala (7 Peserta)

    • SMK Negeri 3 Gorut (6 Peserta)

Siswa ATPH SMKN 1 Paguyaman berfokus pada Skema Penangkaran Bibit Sayuran. Mereka diuji secara menyeluruh oleh asesor dari LSP Pertanian Nasional, mencakup keterampilan kritis seperti penyiapan media semai, teknik penyemaian yang tepat, hingga penanganan bibit berkualitas unggul sesuai kebutuhan industri.

Bapak Moh. Iqbal menyampaikan optimismenya, "Uji Kompetensi ini adalah momen pembuktian bagi siswa ATPH kami. Dengan fokus pada penangkaran bibit, kami berharap mereka tidak hanya lulus dengan ijazah, tetapi juga memegang sertifikat BNSP yang membuka lebar peluang kerja di sektor pertanian modern atau berwirausaha mandiri."

Rangkaian UKK SMK ini akan mencapai puncaknya besok di SMK PPN Gorontalo, mengakhiri proses sertifikasi kompetensi untuk angkatan tahun ini.

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

Lukman Hakim Puluhulawa, S.Pd

- Kepala Sekolah -

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Salam Sejahtera untuk kita semua. Selamat datang di laman resmi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1...

Berlangganan
Banner