You need to enable javaScript to run this app.

Membangun Jiwa Startup di Kelas KIK: Siswa Akuntansi dan DPB SMKN 1 Paguyaman Berinovasi dengan Struktur Devisi Profesional

Membangun Jiwa Startup di Kelas KIK: Siswa Akuntansi dan DPB SMKN 1 Paguyaman Berinovasi dengan Struktur Devisi Profesional

Melampaui Teori: Projek Lanjutan dengan Konsep Business Unit

 SMK Negeri 1 Paguyaman terus mendorong semangat kewirausahaan di kalangan murid. Pada mata pelajaran Kreativitas, Inovasi, dan Kewirausahaan (KIK), siswa kelas XI dari dua jurusan berbeda—Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL) dan Desain Produksi Busana (DPB)—telah memasuki tahap diskusi krusial: merancang projek lanjutan dengan konsep inovasi yang matang, beroperasi layaknya sebuah unit bisnis sungguhan.

Diskusi ini menjadi simulasi nyata di mana kolaborasi lintas jurusan ditekankan. Siswa tidak hanya dituntut memiliki ide kreatif, tetapi juga harus bertanggung jawab pada fungsi devisi masing-masing, mencerminkan struktur organisasi di dunia kerja profesional.

"Kami ingin siswa tidak hanya tahu bagaimana membuat produk, tetapi juga tahu bagaimana mengelola, memasarkan, dan menghitung labanya. Kolaborasi antara Akuntansi dan DPB ini menciptakan sinergi yang sempurna, di mana ide kreatif busana langsung diuji kelayakan bisnisnya oleh tim Keuangan," jelas Ibu Karmila sebagai guru pengampuh mapel KIK.

 

Enam Devisi Kunci dalam Struktur Bisnis Siswa

Setiap kelompok proyek dibagi menjadi enam devisi utama, memastikan setiap aspek bisnis terkelola dengan baik. Pembagian peran ini mendorong siswa untuk berfokus pada keahlian mereka sekaligus memahami interkoneksi antarbagian:

  1. CEO (Chief Executive Officer): Bertanggung jawab atas kepemimpinan, visi proyek, dan pengambilan keputusan strategis.

  2. Marketing: Merancang strategi promosi, analisis pasar, dan identifikasi target konsumen.

  3. Keuangan : Mengurus anggaran proyek, menghitung Harga Pokok Produksi (HPP), dan memproyeksikan laba rugi.

  4. Perencanaan: Menentukan timeline kerja, alokasi sumber daya, dan menjaga proyek tetap sesuai jalur.

  5. Persediaan: Mengelola logistik bahan baku, memastikan ketersediaan tanpa kelebihan stok.

  6. Produksi : Bertanggung jawab atas pembuatan produk, kualitas produk, dan efisiensi proses pembuatan suatu produk

     

     

     

Hasil diskusi ini akan menjadi blueprint bisnis yang akan mereka jalankan di pembelajaran berikutnya. Melalui mata pelajaran KIK ini, SMKN 1 Paguyaman bukan hanya mencetak lulusan terampil, tetapi juga generasi entrepreneur muda yang siap menghadapi tantangan ekonomi dengan kreativitas dan strategi bisnis yang terstruktur.

Tim Warta SMKN 1 Paguyaman

 

Bagikan artikel ini:

2 Komentar

"Tanda2 calon pengusaha sukses di masa depan"
10 Oct 2025 12:43 Lukman hakim
"aminn trimakasihh doanya pak"
Lukman hakim
"Semoga kedepannya mereka akan siap menjadi generasi bertumbuh yang bisa mengaplikasikan ilmunya di kehidupan nyata"
10 Oct 2025 10:52 karmila
"aminn.. siap ibuu trimakasih atas doanyaa"
karmila

Beri Komentar

Lukman Hakim Puluhulawa, S.Pd

- Kepala Sekolah -

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Salam Sejahtera untuk kita semua. Selamat datang di laman resmi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1...

Berlangganan
Banner